Pencarian

5 Buah Lokal Indonesia yang Bisa Dipetik Langsung Saat Liburan

Jumat, 18 September 2026 • 11:40:31 WIB
5 Buah Lokal Indonesia yang Bisa Dipetik Langsung Saat Liburan
Wisatawan memetik buah di kawasan agrowisata sebagai bagian dari tren grocery store tourism.

KILASKINI.COM — Tren grocery store tourism diprediksi jadi gaya liburan 2026, mengajak wisatawan berburu produk khas daerah. Di Indonesia, pengalaman itu bisa diperluas dengan datang langsung ke kebun agrowisata dan memetik buah dari pohonnya. Lima komoditas berikut tersebar dari Tapanuli Utara hingga Bandung.

Berburu produk lokal kini masuk dalam daftar aktivitas liburan. Tren yang dikenal sebagai grocery store tourism ini membuat wisatawan menyempatkan mampir ke toko atau pasar lokal demi mencari produk khas di destinasi yang dikunjungi. Condé Nast Traveler bahkan menempatkannya sebagai salah satu tren perjalanan 2026.

Buah lokal dan pangan khas jadi incaran utama karena bisa memberi gambaran soal kebiasaan kuliner suatu daerah. Di Indonesia, pengalaman itu bisa diperluas lewat kunjungan ke kawasan perkebunan atau agrowisata. Bukan sekadar membeli, wisatawan bisa melihat kebun hingga mencicipi hasil panen langsung.

1. Mangga Udang dari Tapanuli Utara

Perkebunan Mangga Udang banyak ditemukan di Desa Sibandang dan Papande, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Buah ini jadi ciri khas Pulau Sibandang dan bisa dipetik langsung dari kebun oleh wisatawan.

Yang membuat Mangga Udang berbeda: buah ini dapat disantap bersama kulitnya. Berkunjung ke sini sekaligus jadi cara mengenal perkebunan dan hasil bumi masyarakat setempat.

2. Jeruk Siam Madu dari Poncokusumo, Malang

Poncokusumo punya deretan kebun Jeruk Siam Madu yang berada di kawasan penyangga Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur. Wisatawan bisa datang ke kebun dan menikmati jeruk langsung dari tempatnya tumbuh.

Jeruk Siam Madu dikenal berair banyak dengan rasa manis, sedikit asam, dan menyegarkan. Pengunjung juga bisa memetik sendiri buahnya untuk disantap di kebun.

3. Kelengkeng dari Mungkid, Magelang

Desa Senden di Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, memiliki kebun kelengkeng seluas sekitar satu hektare. Di lahan itu ditanam sekitar 250 pohon kelengkeng yang jadi salah satu potensi wisata daerah.

Wisatawan dapat berjalan-jalan di area kebun sambil memetik dan mencicipi kelengkeng langsung dari pohonnya. Pengalaman ini membuat aktivitas menikmati buah terasa berbeda dibanding sekadar membelinya di pasar.

4. Durian dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Agrowisata Meek Farm di Banjarbaru menawarkan pengalaman menikmati durian di kawasan perkebunan. Saat musim panen tiba, pengunjung dapat memetik durian untuk disantap langsung di tempat.

Salah satu jenis yang bisa ditemukan adalah durian Golden, yang disebut sebagai durian lokal khas Kalimantan Selatan. Kawasan ini juga punya sejumlah buah lain seperti kelengkeng, manggis, nangka, rambutan, dan alpukat.

5. Stroberi dari Alamendah, Bandung

Desa Wisata Alamendah di Rancabali, Bandung, Jawa Barat, memiliki perkebunan stroberi yang terbuka untuk kunjungan wisatawan. Pengunjung bisa memetik buah langsung dari kebun sekaligus mengenal proses penanamannya.

Stroberi yang telah dipetik dapat dibawa pulang. Selain buah segar, wisatawan bisa menemukan berbagai olahan stroberi yang dibuat masyarakat setempat.

Kenapa Tren Ini Layak Dicoba

Berburu buah lokal saat liburan jadi cara sederhana untuk mengenal hasil bumi sekaligus aktivitas masyarakat di daerah yang dikunjungi. Kawasan perkebunan bisa masuk daftar tempat yang layak disambangi, bukan hanya destinasi wisata populer.

Untuk harga tiket masuk, jam operasional, dan musim panen tiap kebun, informasi terkini dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat atau pengelola agrowisata masing-masing.

Sumber: travel.detik.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks