Pencarian

Rentokil Tambah 80 Unit Polytron FOX 350, Armada Listrik Tembus 325 Unit

Minggu, 20 September 2026 • 10:00:32 WIB
Rentokil Tambah 80 Unit Polytron FOX 350, Armada Listrik Tembus 325 Unit
Petugas Rentokil Indonesia menggunakan motor listrik Polytron FOX 350 untuk menunjang mobilitas operasional di lapangan.

KILASKINI.COM — PT Rentokil Indonesia menambah 80 unit Polytron FOX 350 untuk armada operasionalnya, membawa total motor listrik perusahaan itu menjadi 325 unit sejak kerja sama dimulai 2024. Langkah ini menandai segmen korporasi yang makin serius melirik motor listrik, bukan lagi sekadar pasar konsumen individu. Polytron sendiri mengklaim PLN sudah menyerap sekitar 600 unit, plus ratusan lainnya untuk Semen Padang dan PLN UID Jawa Timur.

Penambahan armada dilakukan bertepatan dengan perayaan 51 tahun Polytron di Indonesia. Motor listrik tersebut dipakai petugas Rentokil yang mobilitasnya tinggi, tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Bali, hingga Surabaya.

Bagi perusahaan dengan aktivitas lapangan intens, keputusan beralih ke kendaraan listrik tidak semata soal citra hijau. Rentokil menyebut pengurangan biaya bahan bakar dan perawatan bulanan jadi pertimbangan utama, di samping durabilitas kendaraan dan layanan purnajual.

Alasan Rentokil Pilih Motor Listrik untuk Operasional

Human Resources Director Rentokil Indonesia, Budi Santoso, menyatakan penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari upaya perusahaan memanfaatkan energi yang lebih ramah lingkungan.

"Inisiatif ini kami harap agar Rentokil Indonesia dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di Indonesia," ujar Budi.

Pernyataan itu menegaskan posisi motor listrik sebagai alat kerja harian, bukan sekadar simbol komitmen lingkungan. Petugas Rentokil yang bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain butuh kendaraan yang murah dioperasikan dan minim perawatan rutin.

Polytron FOX 350 dan Peta Pasar B2B Motor Listrik

Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyebut PLN telah mengambil sekitar 600 unit motor listrik Polytron. Sebelumnya, Polytron memasok lebih dari 500 unit ke PLN UID Jawa Timur serta 72 unit FOX 350 untuk PT Semen Padang.

Deretan pesanan institusi itu menunjukkan pola yang berbeda dari pasar ritel. Perusahaan cenderung membeli dalam jumlah besar sekaligus, dengan pemakaian yang relatif rutin dan terukur.

  • Rentokil Indonesia: 325 unit Polytron (termasuk 80 unit FOX 350 terbaru)
  • PLN: sekitar 600 unit motor listrik Polytron
  • PLN UID Jawa Timur: lebih dari 500 unit
  • PT Semen Padang: 72 unit FOX 350

Yang Perlu Diperhatikan dari Klaim Efisiensi

Angka penghematan bahan bakar dan perawatan yang disebut Rentokil belum disertai rincian nominal. Tanpa data biaya per kilometer atau catatan servis berkala, klaim efisiensi itu masih bersifat umum.

Faktor lain yang jarang dibahas adalah kesiapan infrastruktur pengisian daya di lapangan. Petugas yang berpindah antarwilayah butuh akses charging yang konsisten, terutama untuk armada yang beroperasi di luar kota besar.

Durabilitas jangka panjang juga belum teruji karena kerja sama baru berjalan sejak 2024. Butuh setidaknya dua sampai tiga tahun lagi untuk melihat bagaimana performa baterai dan komponen motor setelah pemakaian intensif harian.

Kenapa Segmen Korporasi Jadi Kunci Pertumbuhan

Pasar korporasi menawarkan keunggulan yang sulit didapat dari penjualan ritel: volume besar dalam satu transaksi dan siklus penggantian armada yang lebih terprediksi. Bagi produsen, ini membantu menjaga stabilitas produksi.

Bagi perusahaan, motor listrik menjadi opsi untuk menekan biaya operasional sekaligus memenuhi target keberlanjutan yang makin sering diminta klien dan regulator. Dua kepentingan itu bertemu di segmen armada.

Kalau tren ini berlanjut, adopsi motor listrik di Indonesia bisa bergeser dari yang tadinya didorong insentif konsumen individu ke permintaan institusi yang lebih terstruktur. Rentokil dan PLN jadi contoh awal bagaimana armada perusahaan mulai berpindah ke kendaraan listrik.

Sumber: motoresto.id

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks