KILASKINI.COM — BYD menarik kembali 183.211 unit mobil di China karena cacat material pada komponen brake pedal stopper yang bisa membuat lampu rem menyala terus. Recall ini mencakup model Tang dan Qin yang diproduksi antara 2014 hingga 2022, dan penggantian komponen dilakukan gratis di dealer resmi.
Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) China mengumumkan kampanye penarikan kembali untuk ratusan ribu kendaraan BYD. Recall ini berlaku segera dan menyasar unit-unit tertentu yang diproduksi dalam rentang 2014 sampai 2022, dengan total 183.211 unit terdampak.
Masalah utamanya bukan pada sistem pengereman secara keseluruhan, melainkan pada satu komponen kecil bernama brake pedal stopper. Komponen ini mengalami ketidaknormalan material pada kelompok produksi tertentu, sehingga berpotensi retak dan menurun kualitasnya setelah dipakai dalam jangka panjang.
Dua Model Terdampak: Tang dan Qin
Recall menyasar dua lini model BYD yang dijual di pasar China, yakni Tang dan Qin. Keduanya merupakan model yang cukup dikenal di segmen SUV dan sedan listrik maupun hybrid.
Untuk BYD Tang, total unit yang ditarik mencapai 142.895 unit. Jumlah itu terbagi ke beberapa varian dan periode produksi.
- 58.026 unit Tang yang diproduksi 28 Maret 2015–21 Desember 2018
- 77.846 unit Tang DM generasi terbaru, produksi 19 Mei 2018–14 Januari 2022
- 7.023 unit Tang EV generasi terbaru, produksi 27 Desember 2018–25 Oktober 2021
Sementara untuk BYD Qin, recall mencakup 40.316 unit yang diproduksi antara 27 Juni 2014 sampai 9 Juni 2019.
Kenapa Komponen Ini Berbahaya
Brake pedal stopper berfungsi menahan posisi pedal rem saat tidak diinjak. Kalau komponen ini retak atau kualitasnya menurun, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi.
Pertama, komponen bisa terlepas. Dalam kondisi ekstrem, lampu rem tetap menyala meski pengemudi sama sekali tidak menginjak pedal. Ini mengirim sinyal menyesatkan ke kendaraan di belakang, yang bisa memicu risiko keselamatan seperti pengereman mendadak atau tabrakan beruntun.
Pemberitahuan resmi SAMR menyebut komponen tersebut dapat retak dan menurun kualitasnya setelah pemakaian jangka panjang. Artinya, masalah ini tidak langsung muncul saat mobil baru, tapi terakumulasi seiring waktu.
Penggantian Gratis di Dealer Resmi
BYD menugaskan dealer resmi untuk mengganti komponen brake pedal stopper yang bermasalah dengan suku cadang yang sudah diperbaiki. Seluruh proses penggantian dilakukan tanpa memungut biaya dari pemilik kendaraan.
Pemilik yang mobilnya sudah pernah mendapatkan suku cadang perbaikan ini tidak perlu menjalani penggantian lagi. Jadi tidak ada pengulangan servis untuk unit yang sudah ditangani.
Yang Perlu Diperhatikan
Recall ini sejauh ini hanya berlaku untuk kendaraan yang dijual di pasar China. Belum ada keterangan resmi apakah unit Tang atau Qin yang beredar di pasar lain, termasuk Indonesia, ikut terdampak.
Pengumuman SAMR tidak menyebutkan estimasi biaya total yang dikeluarkan BYD untuk kampanye ini, maupun berapa lama proses penggantian akan berlangsung secara keseluruhan.
Bagi pemilik BYD Tang atau Qin di Indonesia, langkah paling aman adalah mengecek nomor rangka ke dealer resmi untuk memastikan apakah unit masuk dalam daftar recall. Pemeriksaan ini penting terutama jika mobil diproduksi dalam rentang tahun yang disebut SAMR.