Manggala Agni Padamkan Karhutla di 17 Desa Tiga Provinsi, Sumsel Jadi Wilayah Terbanyak

Pasukan Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan di 17 desa dan kelurahan di tiga provinsi, Minggu (23/8).
Penulis: Rendra
Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:52:01 WIB

Pasukan Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di 17 desa dan kelurahan yang tersebar di tiga provinsi, Minggu (23/8). Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan titik terbanyak, mencakup enam desa yang apinya belum berhasil dikendalikan sejak Sabtu (22/8).

PANGKALPINANG — Enam desa di Sumatera Selatan masih dilalap si jago merah hingga Minggu (23/8) pukul 09.00 WIB. Desa Suka Maju, Pemulutan Ilir, Pangkalan Lampam, Tulung Selapan Ilir, Kota Bui, dan Desa Teluk Limau menjadi wilayah yang belum berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Kondisi serupa terjadi di Provinsi Riau dan Jambi. Di Riau, delapan kelurahan terdampak, yakni Kelurahan Kemurutan, Sungai Guntung, Rendang Seko, Pagaruyuang, Rimbo Panjang, Pangkalan Baru, dan Tembesi. Sementara di Jambi, empat desa masih menyala: Desa Pemayungan, Muntialo, Lubuk Kepayang, dan Desa Ladang Peris.

El Nino Picu Kemarau Ekstrem di Wilayah Sumatra

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Ferdian Krisnanto menjelaskan kebakaran yang meluas ini dipicu fenomena El Nino yang memicu kemarau ekstrem. Kondisi ini membuat lahan gambut dan semak kering mudah terbakar.

"Hingga hari ini tim gabungan masih berjibaku memadamkan karhutla di 17 desa dan kelurahan di tiga provinsi," kata Ferdian di Pangkalpinang, Minggu.

Bangka Belitung Berhasil Bebas dari Karhutla

Kabar baik datang dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Seluruh kejadian karhutla di wilayah itu berhasil dipadamkan, kata Ferdian. Wilayah ini menjadi satu-satunya provinsi yang dinyatakan aman dari kebakaran hutan dan lahan pada periode tersebut.

Sehari sebelumnya, tim Manggala Agni tercatat berhasil memadamkan sejumlah titik di Sumatera Selatan dan Jambi. Di Sumatera Selatan, api berhasil dikendalikan di Desa Muara Lawai, Sukajadi, Muara Medak, dan Kelurahan Banyu Lencir. Adapun di Jambi, titik yang padam meliputi Kelurahan Teratai, Desa Ampelu Mudo, Bukit Tempurung, Kerang Mendapo, dan Desa Jebak.

Masyarakat Diminta Tidak Membakar Lahan

Ferdian mengimbau masyarakat tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar. Ia juga meminta warga tidak meninggalkan api yang masih menyala di area rawan.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, kalau bisa jangan membakar sampah di tempat-tempat rawan dan meninggalkan api yang masih menyala," katanya.

Pasukan Manggala Agni bersama pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat masih berupaya mengendalikan api di 17 desa dan kelurahan tersebut. Ferdian berharap api dapat segera dikendalikan sebelum meluas ke area lain.

Reporter: Rendra