Persib vs Manila Digger Resmi Pindah ke Stadion Si Jalak Harupat, Ini Alasannya

Laga Persib Bandung kontra Manila Digger resmi dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat karena rumput GBLA belum siap.
Penulis: Wahyu
Senin, 24 Agustus 2026 | 04:05:01 WIB

KILASKINI.COM — Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menilai rumput GBLA belum siap digunakan untuk laga sebesar ini, sehingga butuh waktu lebih untuk pemeliharaan.

"Bagi kami, menjaga kondisi GBLA saat ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan stadion tersebut benar-benar siap menyambut perjalanan panjang musim 2026/2027. Kami ingin GBLA dapat menjadi rumah Persib yang nyaman dan memberikan kondisi terbaik bagi tim maupun Bobotoh sepanjang kompetisi," tulis manajemen dalam keterangan resmi.

Bukan Sekadar Satu Laga, tapi Investasi Jangka Panjang

Manajemen menegaskan perubahan venue ini bukan keputusan dadakan untuk satu pertandingan semata. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang agar kandang Maung Bandung tetap prima sepanjang musim.

"Kami percaya bahwa memberikan waktu yang cukup bagi proses pemeliharaan GBLA merupakan langkah yang tepat agar stadion ini siap digunakan secara optimal untuk kompetisi Super League," tulis manajemen.

Sanksi AFC: Laga Tanpa Penonton

Selain pindah venue, laga kontra Manila Digger juga akan berlangsung tanpa kehadiran penonton. Kondisi ini merupakan buntut dari sanksi disipliner AFC yang dijatuhkan akibat insiden pada laga ACL Two musim lalu antara Persib vs Ratchaburi FC di GBLA.

Komite Disiplin AFC awalnya menjatuhkan sanksi dua laga kandang tanpa penonton pada 13 Mei lalu. Persib sempat mengajukan banding, namun Komite Banding AFC menolak permohonan tersebut pada Kamis (13/8), sehingga keputusan itu berkekuatan tetap.

"Persib menghormati keputusan dan regulasi AFC yang berlaku serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas penyelenggaraan pertandingan," tulis manajemen menanggapi sanksi tersebut.

Partai Krusial: Kalah Berarti Turun Kasta

Laga kontra Manila Digger menjadi penentu nasib Persib di pentas Asia. Jika kalah, Maung Bandung harus rela turun kasta berkompetisi di level ketiga Asia, yakni AFC Challenge League.

Meski tak bisa hadir langsung di stadion, manajemen tetap berharap dukungan Bobotoh terus mengalir dengan cara lain. Dukungan tersebut dinilai tetap penting bagi perjuangan Pangeran Biru di level Asia.

"Pertandingan tanpa penonton tentu bukan kondisi yang kami harapkan, karena dukungan langsung Bobotoh selalu memberikan energi yang luar biasa bagi tim. Namun, kami akan menjalankan ketentuan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan," demikian pernyataan manajemen.

"Manajemen PT PBB memahami Bobotoh selalu ingin berada di sisi tim, terutama ketika Persib bertanding di level Asia. Kali ini situasinya berbeda, tetapi dukungan tetap dapat diberikan dengan cara yang positif. Kami berharap Bobotoh terus memberikan energi terbaik bagi tim dan bersama-sama menjaga nama baik Persib," tutup manajemen.

Reporter: Wahyu