KILASKINI.COM — Pameran offline ini melengkapi rangkaian BCA UMKM Fest 2026 yang digelar secara hybrid sejak 1 Agustus hingga 20 September. Total ada lebih dari 1.600 usaha yang berpartisipasi melalui platform digital Blibli dan Grab, sementara 60 pelaku usaha lainnya mendapat kesempatan memamerkan produknya secara langsung di Indonesia Arena.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar ruang pamer produk. "UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui UMKM Fest ini, BCA ingin memastikan para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan panggung untuk memasarkan produknya, tetapi juga akses yang mereka butuhkan untuk terus bertumbuh," ujarnya dalam seremoni pembukaan, Jumat (21/8).
Empat Sektor Unggulan dan Strategi Pembinaan
Tahun ini BCA memilih empat sektor bisnis yang dianggap mencerminkan potensi terbesar UMKM nasional: Fashion, Health & Beauty, Hobby & Activity, serta Food & Beverage. Pemilihan ini menjadi dasar bagi bank swasta terbesar di Indonesia itu untuk merancang program pendampingan yang lebih spesifik.
Dukungan BCA terhadap UMKM ditopang tiga pilar utama: pembinaan, penyediaan infrastruktur pembayaran, dan solusi pembiayaan. BCA UMKM Fest 2026 merupakan wujud nyata dari pilar pembinaan, sementara pilar pembiayaan tercermin dari angka kredit Rp 134,6 triliun yang telah disalurkan.
Bunga Kredit Khusus 5,81 Persen untuk Pelaku Usaha
Untuk memperkuat akses permodalan, BCA menghadirkan program Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026 yang berlaku sejak 1 Juli 2026 hingga Januari 2027. Produk ini menawarkan suku bunga mulai dari 5,81 persen efektif per tahun dengan jangka waktu kredit lebih panjang, sehingga angsuran bulanan pelaku usaha menjadi lebih ringan.
Skema pembiayaan ini dirancang untuk menjawab keluhan klasik UMKM soal bunga tinggi dan tenor pendek. Dengan tenor yang lebih lama, pelaku usaha mendapat ruang napas untuk mengelola arus kas sebelum kewajiban angsuran membebani operasional harian.
Kehadiran Regulator dan Target Ke Depan
Pembukaan BCA UMKM Fest 2026 dihadiri langsung oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Kehadiran dua pejabat tinggi ini menandakan pentingnya peran perbankan dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil di tengah tekanan ekonomi global.
John menambahkan, BCA akan terus memperkuat dukungan agar UMKM bisa berkembang berkelanjutan. "Kami berharap UMKM terus bertumbuh sebagai salah satu upaya meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian Indonesia. Karena itu, BCA akan terus hadir sebagai mitra yang membantu pelaku usaha naik kelas, memperluas jangkauan, dan membangun bisnis yang berkelanjutan," pungkasnya.
Langkah BCA ini sejalan dengan target pemerintah yang menjadikan UMKM sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kombinasi pembinaan, infrastruktur pembayaran, dan pembiayaan murah, diharapkan lebih banyak pelaku usaha kecil yang mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.