UNJ Juara Regional Jakarta Liga Universitas Coca-Cola 2026, Tak Terkalahkan di 14 Laga

UNJ mengangkat trofi juara Regional Jakarta Liga Universitas Coca-Cola 2026 setelah menuntaskan 14 laga tanpa kekalahan.
Penulis: Doni
Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:02:31 WIB

KILASKINI.COM — Kompetisi yang berlangsung sejak 18 April hingga 23 Agustus 2026 ini mempertemukan 15 tim universitas dalam 98 pertandingan yang terbagi di dua regional. Stadion PTIK, Jakarta Selatan, menjadi saksi keganasan UNJ yang tampil dominan sepanjang turnamen. Hasil ini sekaligus menegaskan superioritas UNJ di ibu kota, tidak hanya sebagai pemenang partai puncak, tetapi juga sebagai tim dengan rekor sempurna di babak penyisihan.

Perjalanan UNJ: Dari Fase Grup Hingga Puncak Klasemen

Konsistensi menjadi kata kunci keberhasilan UNJ. Dengan 38 poin dari 14 pertandingan, tim asuhan pelatih asal Jakarta ini menunjukkan performa yang stabil sejak awal kompetisi. Mereka tidak sekadar menang, tetapi juga mampu menjaga ritme permainan di setiap laga, baik saat menghadapi tim unggulan maupun kuda hitam.

Pencapaian ini tidak lepas dari kedalaman skuad yang dimiliki UNJ. Rotasi pemain berjalan mulus tanpa menurunkan kualitas permainan. Hal ini berbeda dengan lawan-lawannya yang kerap kehilangan performa di pertengahan musim akibat kelelahan atau akumulasi kartu.

STKIP Pasundan: Juara Bandung dengan Efisiensi Tinggi

Berbeda dengan UNJ yang tampil di 14 laga, STKIP Pasundan memastikan gelar Regional Bandung hanya dalam 12 pertandingan. Dengan koleksi 36 poin, mereka menunjukkan efisiensi luar biasa—rata-rata tiga poin per laga. Ini menjadi sinyal kuat bagi tim mana pun yang akan berhadapan dengan mereka di level nasional.

Kompetisi ini dirancang bukan hanya sebagai ajang mencari juara. Bagi para mahasiswa, turnamen ini menjadi laboratorium untuk mengasah kepemimpinan, kerja sama tim, dan sportivitas di luar ruang kelas.

Kipas Internasional: Dua Mahasiswa Indonesia ke Markas PBB

Dampak turnamen ini bahkan menembus batas negara. Dua pesertanya, Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), terpilih mewakili Indonesia dalam program One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being di Markas Besar PBB, New York, pada 17 Juli 2026. Program ini menegaskan bahwa sepak bola kampus memiliki peran strategis dalam isu kesehatan mental generasi muda.

Dukungan Ekosistem untuk Keberlanjutan Kompetisi

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, menilai keberlanjutan kompetisi semacam ini membutuhkan sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi antara ekosistem olahraga, perguruan tinggi, sektor swasta, dan pemerintah akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang.

"Liga Universitas Coca-Cola menunjukkan bagaimana sepak bola dan pendidikan dapat berjalan beriringan dalam mendukung perkembangan generasi muda, lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa mengembangkan kepemimpinan, disiplin, kerja sama tim, dan kepercayaan diri, seiring dengan perjalanan akademik mereka," ujar Ratu Tisha dalam keterangan resminya.

Dengan berakhirnya babak regional, perhatian publik kini tertuju pada langkah selanjutnya. UNJ dan STKIP Pasundan dipastikan akan menjadi sorotan utama jika kompetisi berlanjut ke tingkat nasional, membawa reputasi regional masing-masing.

Reporter: Doni