Manajemen Persela Lamongan Sebut Kepedulian Dunia Usaha Menguat, Dua Sponsor Anyar Siap Kawal Musim Championship 2026/2027
LAMONGAN — Persela Lamongan memasuki musim kompetisi Championship 2026/2027 dengan modal finansial yang disebut sangat aman. Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, menegaskan hal ini langsung di hadapan para pemain sebagai bentuk jaminan keseriusan klub dalam menghadapi kompetisi.
"Kami pastikan untuk musim ini finansial benar-benar aman, sangat aman. Itu sudah saya sampaikan kepada pemain bahwa semuanya sudah aman," tegasnya di Lamongan, Minggu.
Dua Sponsor Utama Anyar Bergabung
Kepercayaan dunia usaha terhadap Persela terlihat dari hadirnya dua nama besar sebagai sponsor utama musim ini. PT Dowa Eco System Indonesia (DESI), perusahaan pengelola lingkungan asal Jepang, dan Toserba Pondok Sunan Drajat melengkapi jajaran sponsor yang sudah lebih dulu ada, yakni Duta Merpati, Dr. Shield, M-Truss, Altop, dan Greda.
Dukungan lain juga datang untuk jersey latihan dari Baharu, Kopilico, Unisla, dan Surayaplafon.
Simbiosis Mutualisme Klub dan Brand
Pradita Aditya menekankan bahwa kehadiran sponsor bukan sekadar suntikan dana, melainkan kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan. Menurutnya, klub tidak bisa bergerak maksimal tanpa dukungan finansial dari mitra.
"Kita tidak bisa berbuat banyak tanpa sponsor. Kita bangun simbiosis mutualisme. Kita berkolaborasi untuk menguatkan satu sama lain. Tidak hanya Persela yang kuat, tetapi brand atau sponsorship yang mendukung kita juga semakin kuat," ujarnya.
Alasan Toserba Sunan Drajat dan DESI Mendukung Persela
Keputusan Toserba Pondok Sunan Drajat untuk mendukung Persela disebut sebagai bentuk pengabdian terhadap daerah asal mereka. Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Anas Alhifni, menyebut komitmen ini akan dijaga dalam jangka panjang.
"Kami lahir di Lamongan, besar di Lamongan, dan ekosistem terbesar bisnis kami juga di Lamongan. Kami merasa berutang budi dengan Lamongan, sehingga sangat layak kalau Toserba Sunan Drajat menjadi salah satu sponsor Persela," katanya.
Senada dengan itu, Direktur Brand Owner PT Dowa Eco, Masaru Tamaguchi, menegaskan dukungannya merupakan wujud terima kasih kepada masyarakat Lamongan. Ia bahkan bertekad membawa Persela kembali ke kasta tertinggi.
"Pertandingan boleh berakhir, tetapi sepak bola tidak boleh. Kami ingin berjuang bersama dan bertekad membawa Persela naik ke Liga 1," ujarnya.
Pendapatan Baru dari Ritel dan Kuliner Stadion
Selain mengandalkan sponsor, Persela mulai mengembangkan sumber pendapatan mandiri. Klub membuka gerai ritel di sejumlah kecamatan serta mengelola hak eksklusif kuliner di dalam stadion untuk menopang operasional tim.
Langkah ini diambil agar ekosistem sepak bola di Lamongan tidak hanya bergantung pada satu sumber pemasukan, tetapi tumbuh sehat dan berkelanjutan.
Dengan tambahan sponsor baru dan penguatan finansial, Persela diharapkan tampil lebih percaya diri sejak awal musim Championship 2026/2027.