Program Hidroponik dan Gizi Anak Dumai Dukung Tumbuh Kembang Generasi Muda

Siswa SMKN 4 Dumai mengikuti pembelajaran hidroponik di rumah kaca yang dibangun bersama mitra industri.
Penulis: Galih
Jumat, 18 September 2026 | 10:00:31 WIB

KILASKINI.COM — Sebanyak 40 siswa SMKN 4 Dumai kini belajar langsung lewat rumah kaca hidroponik yang dibangun bersama mitra industri. Di waktu yang sama, 67 anak dari empat taman kanak-kanak di Kecamatan Sungai Sembilan menerima dukungan gizi. Dua program ini menyasar fondasi tumbuh kembang anak usia sekolah dan usia dini di Dumai.

Rumah kaca hidroponik di SMKN 4 Dumai bukan sekadar fasilitas sekolah. Tempat itu menjadi ruang belajar langsung bagi 40 siswa, mulai dari menanam, merawat, sampai memanen tanaman.

Pembangunannya melibatkan 10 warga sekitar. Fasilitas ini dibangun PT Ivo Mas Tunggal (IMT), anak perusahaan Sinar Mas Agribusiness and Food, bersama Tzu Chi Sinar Mas dan ADM.

Belajar Langsung dari Siklus Budi Daya

Selama mengikuti program, siswa mengamati pertumbuhan tanaman secara nyata. Mereka juga melatih ketelitian, konsistensi, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

Rudhatul Fikri, siswa SMKN 4 Dumai, merasakan manfaatnya secara langsung. Ia mengaku jadi lebih paham cara kerja sistem hidroponik dan punya bekal untuk membangun kebun sendiri di rumah.

"Lewat pelatihan langsung seperti ini, saya jadi lebih paham bagaimana sistem hidroponik sebenarnya bekerja. Pelatihan ini juga membekali saya dengan keterampilan untuk mulai membangun kebun hidroponik sendiri di rumah. Salah satu pelajaran paling berharga adalah pentingnya menjaga pasokan air tetap stabil, apalagi saat tanaman mulai tumbuh," ujarnya.

Membentuk Cara Kerja Siswa Vokasi

Miftahul Jannah, Kepala SMKN 4 Dumai, menilai rumah kaca ini memberi ruang lebih besar bagi sekolah untuk menghadirkan pembelajaran aplikatif. Kegiatan berbasis praktik disebutnya turut membentuk cara siswa bekerja.

"Dalam pendidikan vokasi, proses belajar juga perlu membentuk cara siswa bekerja. Lewat kegiatan seperti ini, mereka belajar untuk lebih teliti, lebih konsisten, dan lebih bertanggung jawab atas tugas yang diberikan, serta terbiasa menuntaskan sebuah proses hingga menghasilkan sesuatu yang nyata. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi pilihan hidup setelah menyelesaikan pendidikan," katanya.

Fasilitas yang Dirancang Berkelanjutan

Paulus Lidi, Deputy General Manager PT Ivo Mas Tunggal, menyebut keberlanjutan manfaat fasilitas jadi pertimbangan utama. Ia ingin sekolah bisa mengelola dan mengembangkan rumah kaca sesuai kebutuhannya sendiri.

"Kolaborasi menjadi penting karena setiap pihak membawa peran dan keahliannya masing-masing. Yang ingin kami bangun bukan sekadar fasilitas, melainkan sesuatu yang bisa terus digunakan, dikelola, dan dikembangkan oleh sekolah sesuai kebutuhannya sendiri. Dengan begitu, manfaat inisiatif ini dapat terus diwariskan dari satu generasi siswa ke generasi berikutnya," jelas Paulus.

Dukungan Gizi untuk 67 Anak Usia Dini

Program pendamping menyasar pemenuhan gizi anak usia dini di Kecamatan Sungai Sembilan. Sebanyak 67 anak dari empat taman kanak-kanak menerima makanan bergizi sebagai bagian dari inisiatif ini.

Empat TK tersebut adalah TK 01 Negeri Kelas Jauh Sungai Geniot, TK Negeri 01 Kelas Jauh Batu Teritip, TK Harapan Lestari, dan TK Pelangi Ceria. Program ini mendapat dukungan Pemerintah Kota Dumai melalui TP-PKK, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan.

Hj. Leni Ramaini, SKM, Bunda PAUD Kota Dumai, menekankan bahwa pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi utama tumbuh kembang anak yang sehat. Ia menyebut keberlanjutan upaya ini butuh kerja sama banyak pihak.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PT Ivo Mas Tunggal, Tzu Chi Sinar Mas, dan ADM terhadap isu gizi anak usia dini. Sinergi seperti ini antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat membawa dampak nyata bagi tumbuh kembang anak-anak kita," ujarnya.

Sinergi Lintas Pihak di Dumai

Tobias Westphalen, Global Head of Pulses and PKE ADM, menyatakan kedua inisiatif ini mencerminkan komitmen berkelanjutan ADM terhadap masyarakat setempat. Melalui ADM Cares, perusahaan bekerja sama dengan berbagai organisasi di wilayah operasinya.

"Melalui ADM Cares, kami bekerja sama dengan berbagai organisasi di wilayah tempat kami beroperasi untuk memahami kebutuhan masyarakat setempat dan menemukan cara agar kami bisa turut berkontribusi. Bersama PT Ivo Mas Tunggal dan Tzu Chi Sinar Mas, kami dapat menyatukan upaya untuk mendukung inisiatif-inisiatif yang relevan bagi masyarakat di Dumai," katanya.

Dua program di Dumai ini menunjukkan bahwa dukungan tumbuh kembang anak bisa datang dari beberapa arah sekaligus: keterampilan praktik di sekolah dan asupan gizi di usia emas. Kolaborasi sekolah, industri, dan pemerintah daerah membuat manfaatnya berpeluang terus berlanjut.

Reporter: Galih