KILASKINI.COM — Sebuah perayaan kemerdekaan yang berbeda tengah berlangsung di depan Taman Aliran Kenangan, Jalan Sutan Syahrir, Kota Padang. Lorong yang sebelumnya tampak kusam kini berubah menjadi galeri seni terbuka—dinding-dindingnya dihiasi mural karya warga setempat yang mengangkat kekayaan alam dan budaya Kecamatan Padang Selatan.
Mengubah Wajah Kota lewat Seni Visual
Lomba mural bertajuk "Seni Mewarnai Dinding Budaya dan Wisata Menginspirasi" ini lahir dari inisiatif Lurah Mata Air bersama warganya. Sebelum dijadikan media lukis, kawasan tersebut lebih dulu dibersihkan secara gotong royong.
"Trotoar dan dinding ini sebelumnya tidak terawat. Hari ini dibersihkan oleh lurah bersama masyarakat Mata Air, kemudian dinding ini dirapikan untuk dijadikan media yang dilombakan dalam lomba mural tingkat kelurahan," ujar Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar.
Mural sebagai Media Promosi Pariwisata
Kegiatan ini bukan sekadar lomba menggambar. Setiap goresan cat di dinding menyimpan pesan promosi untuk potensi wisata Padang Selatan—mulai dari keindahan alam, sejarah, kuliner, hingga budaya khas Kota Padang.
"Dari lomba ini nantinya, apa yang digambarkan adalah potensi-potensi yang ada di Kecamatan Padang Selatan. Gambar-gambar ini bisa bercerita tentang keindahan alam, budaya, sejarah, kuliner, hingga potensi wisata di Kota Padang kepada masyarakat luas dengan cara yang kreatif, menarik, dan mudah dikenal," jelas Wilman.
Para peserta bebas menentukan objek wisata sebagai inspirasi karya, atau menggabungkan beberapa ikon dalam satu lukisan. Dewan juri menilai aspek estetika, kreativitas, dan keindahan untuk menentukan pemenang yang berhak membawa pulang trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.
Ruang Kreativitas dan Agenda Tahun Depan
Lurah Mata Air Rio Ariesta menilai lomba mural ini menjadi wadah tepat bagi warga untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempercantik lingkungan. Karya seni yang dihasilkan juga mengandung pesan edukasi dan sosial bagi siapa pun yang melintas.
Melihat antusiasme peserta dan warga, Wilman berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti. "Ini merupakan kegiatan perdana, mudah-mudahan tiap tahun bisa melaksanakan kegiatan serupa. Tentunya ini untuk mendorong kreativitas dan juga menyambung silaturahim serta memunculkan motivasi generasi muda kita untuk membangun bersama di Kota Padang," tegasnya.
Lomba mural ini sejalan dengan visi Pemko Padang untuk mewujudkan kota sehat dan pintar yang berlandaskan agama serta budaya. Masyarakat diajak mendukung program Padang Rancak, Padang Bersih, dan Padang Melayani melalui pengembangan pariwisata berbasis komunitas.
Bagi traveler yang tengah berkunjung ke Padang, menyusuri Jalan Sutan Syahrir kini menawarkan pengalaman berbeda—menikmati galeri seni urban yang menceritakan identitas kota melalui perspektif warga lokalnya.