Pencarian

PIP 2026 untuk 486 Pelajar Surabaya Disalurkan, Berasal dari Tegalsari dan Krembangan

Selasa, 01 September 2026 • 15:06:31 WIB
PIP 2026 untuk 486 Pelajar Surabaya Disalurkan, Berasal dari Tegalsari dan Krembangan
Penyaluran bantuan PIP 2026 untuk 486 pelajar Surabaya dari Kecamatan Tegalsari dan Krembangan diresmikan melalui sosialisasi di dua kecamatan.

KILASKINI.COM — Penyaluran bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk tahun 2026 di Kota Surabaya menyasar 486 pelajar dari keluarga prasejahtera. Rinciannya, 242 pelajar berasal dari Kecamatan Tegalsari dan 244 pelajar dari Kecamatan Krembangan. Program ini merupakan hasil pengusulan dari anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno.

Dana Diusulkan Melalui Jalur Partai, Bukan Daftar Mandiri

Berbeda dengan program bansos lain yang menerima pendaftaran individu, PIP ini diusulkan secara berjenjang oleh kader partai. Pendataan dilakukan dari tingkat ranting hingga anak ranting di wilayah masing-masing, lalu diverifikasi dan diteruskan ke DPR RI melalui DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan-PAN DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menyatakan keterlibatan pengurus partai di tingkat kecamatan bertujuan memastikan bantuan sampai ke rumah warga. "Ini kerja kerakyatan yang nyata, dan tidak ada pemotongan satu rupiah pun dari penerima," ujarnya saat sosialisasi, Senin (31/8).

Sosialisasi Digelar di Dua Kecamatan

Sosialisasi penyaluran dana PIP digelar terpisah di dua lokasi. Untuk Kecamatan Tegalsari, acara diselenggarakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Tegalsari di bawah pimpinan Tri Wuryani. Sementara di Krembangan, sosialisasi dipimpin Ketua PAC setempat, Hariaji, dan dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

Kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman kepada orang tua siswa mengenai mekanisme pencairan dan penggunaan anggaran. Buleks—sapaan Budi Leksono—mengingatkan dana PIP sebaiknya dipakai untuk keperluan sekolah seperti seragam, alat tulis, buku, dan biaya transportasi.

Kawasan Padat Penduduk Masih Butuh Dukungan

Tegalsari disebut sebagai kawasan padat penduduk di pusat kota yang masih memiliki banyak keluarga membutuhkan bantuan biaya pendidikan. Oleh karena itu, Buleks menyatakan pendataan usulan PIP untuk periode berikutnya akan dibuka sepanjang tahun. "Jangan sampai ada anak Tegalsari yang putus sekolah hanya karena masalah biaya," tegasnya.

Yang Perlu Dilakukan Penerima Manfaat

Bagi warga yang termasuk penerima, tidak perlu mengurus surat pengantar baru dari kelurahan karena data sudah diinput oleh petugas. Jika mengalami kendala saat pencairan di bank—misalnya kelengkapan berkas bermasalah—warga diminta menghubungi pengurus partai di wilayahnya. "Jika ada kesulitan di bank atau kendala kelengkapan berkas, sampaikan kepada kader kami. Pasti akan kami dampingi sampai tuntas," kata Buleks.

Warga yang ingin memastikan namanya masuk daftar penerima PIP dapat mengecek melalui situs resmi Kementerian Pendidikan atau bertanya langsung ke sekolah anak masing-masing. Informasi lengkap mengenai jadwal pencairan dan teknis lainnya dapat diakses melalui kanal resmi pemerintah.

Sumber: gesuri.id

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks