Pencarian

Stok Beras Bulog 4,9 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino

Selasa, 01 September 2026 • 20:04:01 WIB
Stok Beras Bulog 4,9 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino
Stok beras Bulog tercatat 4,9 juta ton untuk mengantisipasi dampak El Nino.

KILASKINI.COM — Cadangan beras Bulog sempat berada di level tertinggi 5,4 juta ton sebelum sekitar 1 juta ton disalurkan untuk program bantuan pangan pemerintah. Dari total penyaluran itu, sebagian dialokasikan khusus untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan volume 67.796 ton.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut volume bantuan bencana tersebut relatif kecil dibandingkan total stok nasional yang masih tersimpan. Ia mengungkapkan angka pastinya dalam konferensi pers Update Bantuan Bencana NTT di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta.

"Stok nasional totalnya adalah 4,9 juta ton, hampir 5 juta ton," kata Rizal, Selasa (1/9/2026).

Berapa Beras yang Disalurkan untuk Warga NTT?

Bulog menyalurkan lebih dari 5.000 ton beras kepada masyarakat NTT melalui skema distribusi normal di luar kawasan bencana. Bantuan ini berjalan berkesinambungan seiring proses pemulihan wilayah terdampak.

Rizal memperkirakan total bantuan yang digelontorkan masih jauh di bawah kapasitas cadangan yang dimiliki perseroan. "Ini belum ada apa-apanya, belum sampai seperpuluh dari total stok kita hari ini," ujarnya.

Apa Artinya bagi Masyarakat Jelang El Nino?

Stok 4,9 juta ton menjadi instrumen utama pemerintah menjaga pasokan dan mengendalikan harga beras di tengah potensi gangguan produksi akibat fenomena iklim El Nino. Bulog siap memaksimalkan cadangan pangan ini untuk menekan lonjakan harga bila permintaan melonjak.

"Seluruh masyarakat di Tanah Air tidak perlu bimbang dan ragu menghadapi potensi El Nino nanti," tegas Rizal.

Dengan cadangan yang lima kali lebih besar dari kebutuhan penanganan darurat saat ini, posisi Bulog sangat aman untuk memenuhi kebutuhan pokok di berbagai wilayah lain. Jaminan ini menjadi sinyal kuat bahwa ketersediaan beras nasional tidak terganggu meski situasi iklim diprediksi tidak menentu.

Sumber: liputan6.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks