Pencarian

Harga TBS Sawit di Riau dan Sumut Kompak Naik, Sumut Tembus Rp4.082,94 per Kg

Selasa, 15 September 2026 • 09:21:01 WIB
Harga TBS Sawit di Riau dan Sumut Kompak Naik, Sumut Tembus Rp4.082,94 per Kg
Harga TBS kelapa sawit di Riau dan Sumatera Utara kompak naik pada periode 9-15 September 2026.

JAKARTA, KILASKINI.COM — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau dan Sumatera Utara sama-sama naik pada periode 9-15 September 2026. Di Sumut, harga TBS plasma umur 21 tahun menembus Rp4.082,94 per kilogram, sementara Riau untuk mitra plasma umur 9 tahun berada di Rp3.994,10 per kilogram.

Dua provinsi penghasil sawit terbesar di Indonesia mencatat kenaikan harga TBS pada periode yang sama. Penetapan harga di Sumatera Utara dilakukan di Aula Padi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Medan, dengan harga tertinggi untuk tanaman umur 21 tahun mencapai Rp4.082,94 per kilogram.

Angka itu naik Rp26,62 per kilogram dibanding periode sebelumnya yang berada di Rp4.056,32 per kilogram. Untuk tanaman umur 9 tahun, harga TBS di Sumut ditetapkan Rp4.045,81 per kilogram.

Di Riau, kenaikan terjadi pada dua skema mitra. Mitra Plasma mencatat harga tertinggi umur 9 tahun Rp3.994,10 per kilogram, naik Rp62,55 per kilogram atau 1,59 persen. Sementara Mitra Swadaya untuk umur yang sama berada di Rp3.943,46 per kilogram, naik Rp64,62 per kilogram dari Rp3.878,84 per kilogram.

Selisih Harga Riau-Sumut Hanya Rp88,84 per Kilogram

Membandingkan keduanya, selisih harga tertinggi antara Sumut dan Riau untuk umur 9 tahun hanya Rp88,84 per kilogram. Sumut menempatkan harga di Rp4.045,81, sementara Riau Mitra Plasma di Rp3.994,10.

Yang membedakan, Sumut menetapkan harga tertinggi pada umur tanaman 21 tahun, bukan 9 tahun. Rentang umur itu membuat harga di Sumut lebih tinggi Rp37,13 per kilogram dibanding harga umur 9 tahun di provinsi yang sama.

Harga CPO dan kernel di kedua provinsi juga bergerak naik. Sumut mencatat CPO Rp16.244,53 per kilogram dan kernel Rp13.883,94 per kilogram, dengan Faktor K 93,74 persen. Riau Mitra Plasma mencatat CPO naik Rp291,79 dan kernel naik Rp34,23 dari pekan sebelumnya.

CPO dan Kernel Jadi Pemicu Kenaikan

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi menyebut kenaikan harga TBS pekan ini dipicu pergerakan harga produk turunan. "Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel," ujarnya.

Di Riau, CPO Mitra Swadaya berada di Rp15.972,25 per kilogram dan kernel Rp14.068,16 per kilogram, dengan Indeks K 93,34 persen. Adapun Mitra Plasma Riau mencatat Indeks K yang tidak disebutkan dalam penetapan, namun harga TBS-nya lebih tinggi dari skema swadaya.

Perbedaan skema mitra memang memengaruhi harga di Riau. Mitra Plasma mendapat harga Rp3.994,10 per kilogram, sedangkan Mitra Swadaya Rp3.943,46 per kilogram untuk umur 9 tahun. Selisih keduanya Rp50,64 per kilogram.

Jambi dan Bengkulu Jadi Pembanding

Dua provinsi lain di Sumatra juga menetapkan harga TBS pada periode yang berdekatan. Jambi untuk periode 11-17 September 2026 menetapkan harga tertinggi umur 10-20 tahun Rp3.950,68 per kilogram, naik Rp30,41 per kilogram dari periode sebelumnya.

Untuk umur 9 tahun, Jambi menetapkan Rp3.866,19 per kilogram, dengan CPO Rp15.641,07 per kilogram dan kernel Rp13.136,50 per kilogram. Indeks K di Jambi tercatat 93,64 persen.

Bengkulu menetapkan harga untuk periode 1-15 September 2026. Harga tertinggi umur 21 tahun Rp3.546,45 per kilogram dan umur 9 tahun Rp3.465,49 per kilogram, dengan Indeks K 89,09 persen. CPO di Bengkulu Rp15.813,45 per kilogram dan kernel Rp12.631,02 per kilogram.

Data pembanding periode sebelumnya untuk Bengkulu tidak tersedia lengkap, sehingga arah pergerakan harga di provinsi itu tidak dapat dipastikan dari bahan penetapan yang ada.

Mengapa Harga Sumut Lebih Tinggi dari Riau

Selisih harga Sumut dan Riau tidak hanya soal angka CPO. Sumut menetapkan harga tertinggi pada umur tanaman 21 tahun, sementara Riau pada umur 9 tahun. Semakin tua tanaman, produksi TBS umumnya dinilai berbeda dalam formula penetapan.

Namun untuk umur yang sama, yakni 9 tahun, Sumut tetap lebih tinggi. Harga Rp4.045,81 per kilogram di Sumut dibanding Rp3.994,10 per kilogram di Riau Mitra Plasma.

Kenaikan di kedua provinsi terjadi pada periode yang sama, 9-15 September 2026. Penetapan di masing-masing provinsi dilakukan melalui Berita Acara Tim Penetapan Harga TBS provinsi, yang dikutip Agricom.id dan Jambi Ekspres.

Bagi petani plasma di Riau, kenaikan Rp62,55 per kilogram berarti tambahan pendapatan signifikan jika produksi harian mencapai satu ton. Sementara petani Sumut mendapat tambahan Rp26,62 per kilogram dari periode sebelumnya.

Ringkasan Harga TBS Sawit per 15 September 2026

ProvinsiHarga TertinggiPerubahanCPOKernel
Riau (Swadaya)Rp3.943,46/kg (umur 9 th)Naik Rp64,62Rp15.972,25/kgRp14.068,16/kg
Riau (Plasma)Rp3.994,10/kg (umur 9 th)Naik Rp62,55 (+1,59%)
Sumatera UtaraRp4.082,94/kg (umur 21 th)Naik Rp26,62Rp16.244,53/kgRp13.883,94/kg
JambiRp3.950,68/kg (umur 10-20 th)Naik Rp30,41Rp15.641,07/kgRp13.136,50/kg
BengkuluRp3.546,45/kg (umur 21 th)Data pembanding tidak tersediaRp15.813,45/kgRp12.631,02/kg

"Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi.

Harga berlaku untuk periode masing-masing provinsi: Riau & Sumut periode 9-15 September 2026, Jambi periode 11-17 September 2026, Bengkulu periode 1-15 September 2026. Sumber: Berita Acara Tim Penetapan Harga TBS tiap provinsi.

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks