Pencarian

Kolam di Gunung Sindur Berubah Merah Pekat, Warga Sempat Berebut Ambil Air

Selasa, 22 September 2026 • 11:40:31 WIB
Kolam di Gunung Sindur Berubah Merah Pekat, Warga Sempat Berebut Ambil Air
Warga mendatangi kolam di Desa Cibadung, Gunung Sindur, yang berubah warna merah pekat pada siang hari.

KILASKINI.COM — Kolam di Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, mendadak berubah warna menjadi merah pekat pada siang hari dan langsung ramai didatangi warga yang ingin melihat dari dekat. Perubahan warna hanya berlangsung sekitar setengah jam hingga satu jam, antara pukul 11.00 sampai 12.00, sebelum air kembali normal dengan sendirinya. Pemerintah desa sudah mengambil sampel air dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menguji kandungannya di laboratorium.

Rekaman video amatir yang memperlihatkan kerumunan di tepi kolam sempat viral di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah orang terlihat menunduk membasuh muka, sementara yang lain mencelupkan galon air mineral kosong ke dalam kolam dan membawanya pulang.

Air Kembali Normal Saat Polisi Tiba

Polsek Gunung Sindur bergerak ke lokasi setelah informasi soal kolam merah menyebar cepat di media sosial. Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna memimpin langsung pengecekan tersebut.

Setibanya di lokasi pada petang hari, tim kepolisian tidak lagi menemukan warna merah yang terekam dalam video. Air kolam sudah kembali seperti semula.

"Jadi menindaklanjuti ada info yang beredar, Kapolsek Gunung Sindur didampingi Bhabin dan tokoh masyarakat di situ ya mendatangi lokasi, namun ketika sampai air sudah kembali normal," kata Ucup, Minggu (20/9/2026), dikutip dari detikJabar.

Pengecekan ulang dilakukan setelah magrib. Polisi bersama pihak terkait memastikan permukaan air benar-benar sudah normal.

"Kita lihat langsung air sudah kembali normal seperti biasanya, warnanya biasa. Kita ke lokasi sore, setelah magrib kita kesana untuk pastikan," ujar dia.

Durasi Perubahan Warna Hanya Sekitar Setengah Jam

Keterangan ketua RW setempat menyebut perubahan warna terjadi singkat di siang hari, lalu memudar dengan sendirinya tanpa penanganan khusus.

"Berdasarkan informasi dari ketua RW memang ada perubahan warna. Tapi itu memang tadi sebentar aja (kejadiannya), sekitar setengah jam-an atau sejam lah, dari jam 11:00 siang sampai jam 11:30 atau jam 12-an," kata Ucup saat dihubungi.

Kepala Desa Cibadung, Badri, membenarkan penuturan warga soal perubahan warna mendadak itu. Ia sendiri baru tiba di lokasi setelah kondisi air kembali normal.

"Saya sih nggak lihat langsung, tapi kata warga memang sempat berubah merah airnya. Saya nggak lihat pas merahnya, tadi saya ke sana sudah seperti biasa lagi. Memang katanya cuma sebentar kejadiannya," kata Badri dihubungi terpisah.

Sampel Air Diuji di Laboratorium

Pemerintah desa memilih menjawab fenomena kolam merah dengan pendekatan ilmiah. Sampel air sudah diambil dan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dilakukan agar hasilnya bisa dipublikasikan secara transparan.

"Kita jawabnya nanti pakai ilmiah saja ya, gimana juga kalau dikaitkan sama mistis kan, jadi saya sudah hubungin DLH juga, sampel air juga sudah saya ambil, biar nanti dicek di lab. Hasilnya apa, kandungannya apa, nanti ketahuan kan sebenarnya apa yang terjadi," kata Badri.

Hingga kini belum ada keterangan resmi soal penyebab perubahan warna air kolam. Warga yang hendak melihat langsung diminta menunggu hasil uji laboratorium dan tidak berspekulasi soal hal-hal di luar penjelasan ilmiah.

Bagi traveler yang kebetulan melintas di kawasan Gunung Sindur, kolam ini berada di Desa Cibadung dan bisa dijangkau dari pusat Kecamatan Gunung Sindur. Informasi terkini soal kondisi lokasi dan akses dapat dikonfirmasi ke kantor desa setempat.

Sumber: travel.detik.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks