Pencarian

PGN Pastikan Pasokan Gas Blok Masela untuk PLN dan Pabrik Pupuk

Kamis, 22 Oktober 2026 • 08:01:01 WIB
PGN Pastikan Pasokan Gas Blok Masela untuk PLN dan Pabrik Pupuk
PGN memastikan menjadi salah satu pembeli gas Lapangan Abadi, Blok Masela, bersama PLN dan sektor pupuk.

KILASKINI.COM — PT Perusahaan Gas Negara Tbk memastikan diri menjadi salah satu pembeli gas dari Lapangan Abadi, Blok Masela, Maluku, bersama PT PLN dan sektor pupuk. Kepastian pembeli domestik menjadi fondasi penyerapan produksi saat lapangan gas raksasa itu mulai beroperasi. PGN juga mengamankan hampir 20 kargo LNG tahun ini dari Donggi Senoro, Tangguh, dan Bontang.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan bakal memperoleh alokasi gas dari proyek Lapangan Abadi, Blok Masela, Maluku. Perusahaan pelat merah itu masuk daftar calon pembeli bersama PT PLN (Persero) dan industri pupuk. Kepastian ini disampaikan Grup Head Gas Supply dan LNG Trading PGN, Muhammad Anas Pradipta, di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Anas menyebut kebutuhan gas untuk pasar dalam negeri sudah menjadi perhatian dalam pengembangan Blok Masela. PGN, PLN, dan sektor pupuk termasuk pihak yang dipastikan mendapat jatah pasokan dari proyek tersebut.

"Jadi, kalau buat PGN, PGN dan PLN untuk Masela itu PGN, PLN, pupuk alhamdulillah semuanya dapat," kata Anas.

Pasar Domestik Jadi Penopang Proyek

Keberadaan pembeli dalam negeri dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan Blok Masela. Kebutuhan gas dari berbagai sektor memberi kepastian penyerapan produksi ketika lapangan mulai beroperasi.

Anas menempatkan pasar domestik sebagai pembeli yang paling aman bagi pengembang. Posisi itu menjadi modal bagi pengembang untuk memastikan hasil produksi punya pembeli.

"Justru di foundation buyer Masela itu domestik itu paling aman," ujarnya.

Meski begitu, PGN belum memerinci volume gas yang akan diterima dari Blok Masela. Jadwal penyaluran dan perkembangan kesepakatan komersial dengan pengembang proyek juga belum diungkap.

Pengumuman Resmi Segera Menyusul

Anas memberi sinyal perkembangan terbaru Blok Masela akan segera diumumkan. PGN masih menunggu penyampaian informasi resmi terkait kelanjutan pembahasan pasokan gas.

"Tinggal tunggu aja. Sabar, sabar, sabar. Segera, segera akan di-announce untuk Masela," katanya.

Di luar Masela, PGN mencermati peluang pasokan dari sejumlah proyek gas baru. Langkah itu diperlukan untuk memperkuat ketersediaan energi bagi pelanggan, terutama sektor industri dan pembangkit listrik yang menuntut kontinuitas pasokan.

Pasokan Tahun Ini di Atas 95 Persen

Kondisi pasokan gas PGN sepanjang tahun ini relatif baik. Kebutuhan LNG yang mencapai hampir 20 kargo telah diamankan dari sejumlah fasilitas produksi dalam negeri, seperti Donggi Senoro, Tangguh, dan Bontang.

"Ya pokoknya hampir 20-an. Udah secure. Harganya juga udah dijamin kan oleh pemerintah," ujar Anas.

Untuk jaringan pipa, tingkat pemenuhan kebutuhan gas perusahaan berada di atas 95 hingga 96 persen. Angka itu masih menyisakan potensi gangguan operasional pada sejumlah fasilitas produksi, baik penghentian terencana maupun gangguan tak terduga.

PGN perlu mengantisipasi kondisi tersebut agar distribusi gas ke pelanggan tetap berjalan. Tambahan pasokan dari proyek baru, termasuk Blok Masela, menjadi kunci memperkuat portofolio gas perusahaan untuk jangka panjang.

Bagi pelanggan industri dan pembangkit listrik, kepastian pasokan dari Blok Masela menentukan kelangsungan operasi mereka saat kontrak gas lama berakhir. PGN sendiri belum membuka besaran alokasi yang akan diterima, sehingga dampak riilnya baru terlihat setelah pengumuman resmi keluar.

Sumber: ekonomi.republika.co.id

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks