KILASKINI.COM — Serangan phishing dan scam jadi ancaman paling nyata bagi pengguna Android saat ini, bukan lagi virus biasa. Perlindungan bawaan sistem memang membantu, tapi sejumlah aplikasi pihak ketiga bisa menutup celah yang tersisa. Berikut lima rekomendasi yang layak dipasang di ponselmu.
Banyak pengguna masih menganggap antivirus sebagai satu-satunya pelindung HP Android. Padahal, sistem modern sudah punya perlindungan bawaan yang memadai asal kamu mengunduh aplikasi dari Google Play Store dan rutin memperbarui sistem. Ancaman yang lebih nyata justru datang dari phishing dan berbagai modus scam di internet.
1. Bitwarden
Password masih jadi titik terlemah keamanan digital. Manusia cenderung memakai password sama di banyak akun atau mudah tertipu phishing. Bitwarden menutup dua celah itu sekaligus.
Versi gratisnya sudah menyediakan pembuat password otomatis dan sinkronisasi antar perangkat. Kamu juga bisa menyimpan passkey untuk login tanpa password, keunggulan dibanding password manager bawaan browser seperti Chrome atau Edge.
Semua data disimpan dalam brankas terenkripsi dengan sistem zero-knowledge. Artinya, data sudah dienkripsi di perangkatmu sebelum dikirim ke server. Untuk membukanya dibutuhkan password utama atau passkey.
2. ExpressVPN
VPN mengenkripsi data dari HP, lalu mengirimkannya lewat "terowongan" aman ke server VPN sebelum diteruskan ke situs tujuan. Selama di dalam terowongan, data hampir tak terlihat oleh hacker maupun ISP-mu.
Kalaupun berhasil disadap, isinya tak bisa dibaca karena hanya server VPN yang bisa mendekripsinya. VPN juga memungkinkanmu mengakses konten yang dibatasi wilayah. Dengan memilih server di Inggris, misalnya, katalog Netflix atau Prime Video yang muncul akan mengikuti wilayah tersebut.
Sayangnya, ExpressVPN tidak menyediakan paket gratis maupun uji coba. Kamu harus langsung berlangganan untuk memakainya.
3. Fing
Fing adalah aplikasi pemindai jaringan yang menunjukkan perangkat apa saja terhubung ke Wi-Fi-mu. Perangkat asing bisa jadi tidak berbahaya, misalnya tetangga yang menumpang jaringan. Tapi bisa juga berbahaya, seperti hacker yang melancarkan serangan man-in-the-middle untuk menyadap komunikasimu.
Celahnya biasanya berupa password bawaan yang tak diganti atau router lawas yang belum diperbarui. Fing bisa dipakai gratis, namun pemindaian tanpa batas, pemantauan terus-menerus, notifikasi, dan pemeriksaan kesehatan jaringan butuh paket berbayar.
Aplikasi ini juga bisa mengecek kerentanan, termasuk mendeteksi apakah routermu mengaktifkan UpnP dan memindai keberadaan kamera tersembunyi.
4. Google Chrome
Chrome memang tidak cocok untuk semua orang, tapi untuk urusan keamanan saat menjelajah internet, browser ini punya nilai lebih. Fitur Safe Browsing dengan mode Enhanced Protection melindungimu secara real-time dari situs, unduhan, dan extension berbahaya.
Fitur ini menggunakan AI sehingga sangat efisien, dengan konsekuensi data browsing-mu dikirim ke Google. Ada pula Safety Check yang memastikan pengaturanmu seaman mungkin. Chrome juga memberi peringatan soal pembaruan tertunda serta password yang dipakai ulang atau bocor. Izin situs lama yang tak digunakan akan direset otomatis.
Terakhir, Chrome dilengkapi password manager untuk membuat dan menyimpan password tanpa perlu keluar dari browser.
5. Google Authenticator
Anggapan bahwa autentikasi dua langkah tidak berguna apabila password sudah kuat adalah mitos. Menipu seseorang agar menyerahkan kode 2FA jauh lebih sulit. Jika tiba-tiba muncul permintaan kode 2FA padahal kamu tidak sedang login ke akun mana pun, itu pertanda password-mu sudah bocor dan harus segera diganti.
Google Authenticator menghasilkan kode 2FA baru setiap 30 detik, bisa disinkronkan dengan akun Google, dan bisa dikunci dengan sidik jari. Keunggulan utamanya adalah menjadi alternatif kode lewat SMS, yang rentan terhadap SIM swapping.
Dalam modus itu, hacker mengelabui operator agar memindahkan nomormu ke SIM milik mereka. Karena kode 2FA dibuat secara lokal di perangkat, serangan semacam itu tidak berlaku.
Lima aplikasi di atas menutup celah yang sering luput dari perlindungan bawaan Android, mulai dari password, jaringan Wi-Fi, hingga verifikasi login. Pilih yang paling sesuai kebutuhanmu, dan pastikan semuanya diunduh dari sumber resmi.