KILASKINI.COM — Langkah disiplin ini bertumpu pada temuan kecurangan program Subsidi Tepat di lapangan. Salah satu kasus mencolok terendus di Kabupaten Pesisir Selatan.
Modus operandi pelaku meliputi pengisian BBM ke tangki kendaraan di luar kriteria penerima. Petugas juga mendapati penggunaan QR Code milik mobil lain serta transaksi berulang memakai satu kode yang sama.
Evaluasi Pengelolaan dan Skema KSO
Pengawasan ketat digencarkan demi mengamankan anggaran kompensasi energi dari kas negara. Pertamina berupaya menutup celah penyimpangan agar bahan bakar bersubsidi dinikmati masyarakat yang benar-benar berhak.
Selain sanksi administratif, Pertamina merombak tata kelola SPBU bermasalah lewat skema Kerja Sama Operasi (KSO) bersama Pertamina Retail. Sepanjang 2026, dua SPBU di Sumatera Barat resmi beralih ke sistem KSO dan satu unit lain masih dalam tahap finalisasi.
"Penindakan bukan menjadi akhir dari proses. Kami juga melakukan evaluasi dan penguatan tata kelola agar standar operasional, kepatuhan, dan kualitas pelayanan SPBU terus meningkat. Dengan demikian, ketepatan sasaran dapat berjalan beriringan dengan pelayanan yang baik kepada konsumen," jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora.
Kriteria Penerima BBM Subsidi Tepat
Konsumen wajib memenuhi regulasi dan lolos verifikasi data resmi sebelum membeli BBM bersubsidi di SPBU:
- Kendaraan tercatat aktif dalam pangkalan data Subsidi Tepat Pertamina.
- Spesifikasi teknis dan pelat nomor fisik kendaraan cocok persis dengan dokumen pendaftaran.
- Menunjukkan QR Code cetak atau digital yang sah kepada petugas sebelum pengisian dimulai.
- Dilarang keras memakai QR Code kendaraan lain ataupun menimbun BBM bersubsidi.
Cara Cek Status dan Riwayat Transaksi Subsidi Tepat
Pemilik kendaraan dapat memeriksa keabsahan QR Code Subsidi Tepat melalui langkah berikut:
- Buka portal resmi subsiditepat.mypertamina.id melalui peramban ponsel atau komputer.
- Masuk memakai alamat email dan kata sandi yang telah didaftarkan.
- Periksa status pencocokan data kendaraan serta validitas kode QR pada menu profil.
- Cermati riwayat volume pembelian BBM dan laporkan kejanggalan jika kuota terpakai tanpa sepengetahuan pemilik.
Pengawasan Gabungan dan Layanan Pengaduan
Operasi penertiban berkala dipimpin oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Polda Sumatera Barat dan pemerintah provinsi setempat. Penegakan hukum menyasar sindikat pelangsir, penimbun solar maupun pertalite, serta operator SPBU yang nakal.
"Setiap temuan kami tindak lanjuti melalui pemeriksaan, pembinaan, maupun sanksi sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan tidak ada praktik yang tidak sesuai yang pada akhirnya mengurangi hak masyarakat yang berhak menerima BBM Subsidi," tegas Kitty.
Panduan Pendaftaran QR Code Subsidi Tepat
Masyarakat dapat mendaftarkan kendaraannya secara mandiri tanpa pungutan biaya melalui prosedur berikut:
- Siapkan dokumen identitas mencakup KTP, STNK, serta foto kendaraan yang memperlihatkan nomor polisi secara jelas.
- Buka situs Subsidi Tepat MyPertamina, lalu isi formulir data diri dan spesifikasi unit kendaraan.
- Tunggu proses verifikasi dokumen oleh tim Pertamina hingga pengajuan dinyatakan disetujui.
- Unduh kode QR yang diterbitkan, simpan di ponsel, atau cetak untuk ditunjukkan saat transaksi.
Warga yang menemukan indikasi kecurangan distribusi BBM subsidi dapat melapor langsung ke Pertamina Contact Center lewat nomor telepon 135. Hindari penggunaan jasa calo demi mencegah pencurian data pribadi.