Pencarian

Antisipasi Longsor di Deli Serdang, PLN UID Sumut Bentuk Desa Tangguh Bencana dan Pasang 15 Rambu Evakuasi

Minggu, 06 September 2026 • 15:04:31 WIB
Antisipasi Longsor di Deli Serdang, PLN UID Sumut Bentuk Desa Tangguh Bencana dan Pasang 15 Rambu Evakuasi
Warga Desa Batu Mbelin, Sibolangit, mengikuti simulasi evakuasi bencana longsor dalam program Desa Siaga Bencana yang diinisiasi PLN UID Sumatera Utara bersama BPBD.

DELI SERDANG — Ancaman bencana hidrometeorologi di kawasan dataran tinggi Deli Serdang mulai diantisipasi lewat kesiapsiagaan level akar rumput. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menginisiasi Program Desa Siaga Bencana di Desa Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit.

Kawasan desa ini dikelilingi topografi perbukitan terjal dan dilintasi aliran sungai. Kontur tanah rawan retak memicu risiko longsor, banjir luapan, hingga pohon tumbang saat cuaca ekstrem melanda.

Warga setempat tidak lagi sekadar menjadi objek penanganan bencana. Melalui program ini, masyarakat dibekali keterampilan teknis agar mampu melakukan tindakan penyelamatan mandiri sesaat setelah bencana terjadi.

Fokus Latihan Penyelamatan di Medan Berat dan Tebing

Masyarakat Batu Mbelin mendapatkan serangkaian pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) serta teknik penyelamatan medan sulit. Materi yang diujikan mencakup vertical rescue di area tebing curam hingga water rescue pada aliran sungai deras.

Pelatihan tersebut berlanjut pada simulasi lapangan untuk menguji ketangkasan koordinasi warga. Sebagai fondasi jangka panjang, dibentuk struktur Tim Desa Siaga Bencana yang bertugas menggerakkan pemuda desa dan keluarga di tingkat RT/RW.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad menegaskan pentingnya kapasitas awal warga saat detik-detik pertama situasi genting terjadi di lapangan.

"Ketika keadaan darurat datang, masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, peralatan, serta sistem koordinasi yang baik akan mampu memberikan respons awal secara lebih cepat dan tepat," ujar Rizky di Medan, dikutip pekan ini.

Daftar Peralatan Tanggap Darurat dan 15 Rambu Jalur Evakuasi

Kesiapan teknis warga disokong langsung melalui pasokan sarana operasional di lapangan. PLN menyalurkan belasan item peralatan evakuasi cepat yang disimpan di posko desa:

  • 10 set perlengkapan keselamatan perorangan: life jacket, helm keselamatan, dan headlamp.
  • Dua unit tandu lipat, dua megafon, serta dua set peralatan medis P3K.
  • Dua set peralatan lengkap untuk evakuasi medan terjal (vertical rescue).
  • Alat kerja bakti: satu gergaji mesin, satu pompa air portabel, satu tandon air darurat, 20 cangkul, enam sekop, dan tujuh gerobak sorong.

Mitigasi fisik juga ditandai dengan pemasangan plang penunjuk arah evakuasi darurat di 15 titik strategis. Akses keselamatan warga tersebut diarahkan menuju rambu titik kumpul yang telah dipetakan pada tiga lokasi aman bencana.

Kolaborasi Hadapi Bencana di Wilayah Rawan Sibolangit

Sinergi penanganan risiko di Sibolangit dinilai menjadi model mitigasi yang tepat. Komandan Kompi Satgas BPBD Provinsi Sumatera Utara Daniel Dachi menyatakan, perlindungan wilayah dari bahaya longsor butuh keterlibatan aktif swasta dan warga setempat.

Keterlibatan dunia usaha, pemerintah desa, dan elemen masyarakat menjadi faktor penentu ketangguhan daerah. Penanganan bencana tidak bisa bertumpu penuh pada aparat atau lembaga pemerintah semata.

Dengan terbentuknya tim terlatih dan infrastruktur jalur penyelamatan, warga Desa Batu Mbelin dipersiapkan untuk bergerak mandiri, terstruktur, serta meminimalkan korban jiwa sebelum bantuan rescue lanjutan tiba di lokasi.

Sumber: listrikindonesia.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks