Pencarian

OJK Sebut Pasar Saham RI Tetap Resilien Usai Pengumuman MSCI

Senin, 26 Oktober 2026 • 08:40:31 WIB
OJK Sebut Pasar Saham RI Tetap Resilien Usai Pengumuman MSCI
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan keterangan di gedung BEI, Jakarta.

KILASKINI.COM — Pasar saham Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah tekanan dan ketidakpastian yang muncul setelah pengumuman penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Otoritas Jasa Keuangan menilai resiliensi itu jadi alasan pelaku pasar tetap optimistis, dengan catatan kewaspadaan dan agenda reformasi pasar modal terus dijalankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan penilaian tersebut di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (26/10/2026), menjelang dimulainya perdagangan bursa.

Hasan menyebut tekanan yang berlangsung sejak pengumuman MSCI dirasakan mengejutkan oleh berbagai pihak. Meski begitu, pasar saham Indonesia? menunjukkan ketahanan yang menurutnya layak diapresiasi.

Pengumuman MSCI dan Tekanan yang Menyusul

OJK tidak merinci bentuk keputusan MSCI dalam keterangan tersebut. Yang disorot otoritas adalah reaksi pasar yang tetap bertahan di tengah situasi yang disebut mengejutkan itu.

Bagi pelaku pasar, pernyataan OJK ini berfungsi sebagai sinyal bahwa otoritas memantau langsung dampak pengumuman lembaga indeks global terhadap perdagangan di BEI. Indeks MSCI sendiri menjadi acuan sejumlah besar dana kelolaan asing yang berinvestasi di pasar emerging, termasuk Indonesia.

"Di tengah tekanan dan ketidakpastian yang berlangsung sejak adanya pengumuman yang dirasakan memang mengejutkan oleh berbagai pihak oleh MSCI, pasar saham Indonesia nampaknya telah menunjukkan ketahanan atau resiliensi yang patut kami apresiasi," kata Hasan.

Reformasi Integritas Pasar Modal Jadi Fokus

OJK menempatkan momentum ini sebagai alasan untuk mempercepat penyelesaian agenda reformasi, terutama yang menyangkut integritas pasar modal. Otoritas bersama pemangku kepentingan terkait akan terus menjalankan agenda tersebut di tengah dinamika pasar.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan investor sekaligus memperkuat integritas pasar modal nasional. Bagi emiten dan investor ritel, arah reformasi ini menentukan seberapa cepat pasar domestik bisa menyerap guncangan dari luar.

"Perkembangan ini memberikan alasan untuk tetap optimis, waspada, fokus, menggulirkan menuntaskan agenda-agenda reformasi integritas," ujarnya.

Optimistis Tanpa Meninggalkan Kewaspadaan

Hasan menegaskan sikap optimistis tetap perlu dibarengi kewaspadaan. OJK menilai ruang optimisme terbuka selama agenda reformasi dijalankan konsisten sesuai rencana yang telah disiapkan.

Pernyataan ini disampaikan sebelum perdagangan dibuka, sehingga arah pergerakan IHSG pada sesi tersebut akan menjadi ujian pertama atas klaim resiliensi yang disampaikan otoritas. Investor asing dan domestik akan mencermati apakah tekanan lanjutan masih muncul atau pasar benar-benar mampu bertahan.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow kilaskini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks